Rabu, 18 September 2013

Keegoisanku.

"Jangan egois, belajar sabar" - Unknown.

Pada malam itu, malam yang sangat gelap, kamu hadir, dan tiba tiba mengucapkan sebuah kata yang memang menyentuh hatiku.
Kamu mengingatkan aku bahwa aku terlalu egois. terlalu mementingkan diri sendiri.

Disini aku akan menjawab.
Menjawab akan semua tanda tanya yang hadir di hidupmu, tentangku.
Aku yang egois, adalah aku yang cinta pada diriku sendiri.
memang berlebihan, tapi, inilah caraku mencintai diri sendiri.
Mungkin aku salah, atau aku memang salah.
terlalu egois, hingga semua yang ada di sekitarku diabaikan.
tapi, kamu belum tau mengapa aku egois.
kamu belum pernah jatuh kedalam hati dirimu sendiri.
kamu belum pernah merasakan sakit hati yang memang benar benar sakit.
kamu belum pernah mendengarkan cacian yang membuatmu putus asa.
mungkin, jika kamu pernah merasakan itu, kamu akan egois.
egois bukan dengan maksud tidak pernah menerima hak orang lain, disini.
tapi, sibuk dengan diri sendiri.
aku yakin, suatu saat aku akan berubah menjadi orang yang tidak egois setelah luka ini pergi.
luka ini, disini, terlalu dicambuk.
hingga mereka tidak mau memaafkan apa yang telah terjadi.

Terimakasih telah mengingatkan ku untuk menjawab mengapa aku egois.

Dan.... pada akhirnya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dia; yang mencintaiku tanpa syarat (2)

“Selamat pagi, Sayang. Selamat tanggal 1 untuk yang ke 17 kita sayang. Maafin aku kalau aku belum bisa buat ayang bahagia. Sayang, semanga...